Minggu, 19 November 2017 19:07 WIB Jl.Kampung Kalawi RT2 RW5 Telp.(0751)-812860

Kuasa Hukum Ahok: Ïtu Aspirasi

Erisman Posmetroglobal.co.id - 14 Mei 2017 19:22:33 WIB

POSMETROGLOBAL.CO.ID--Terpengaruhkah pemerintah Indonesia dengan protes dunia internasional? Tidak diketahui dengan pasti, namun yang jelas adanya cuap-cuap dari dunia Internasional yang ingin intervensi terhadap kedaulatan Indonesia dalam hal hukum justru  dipakai tim pengacara Ahok untuk meminta agar majelis hakim pengadilan tinggi DKI Jakarta tidak mengabaikan asumsi internasional tersebut.
Dikutip dari republika.co.id, salah satu kuasa hukum Ahok, I Wayan Sudirta menyatakan, hakim memang tidak diperbolehkan tunduk pada tekanan asing maupun isu internasional. Namun menurut Wayan, tidak tunduk bukan berarti bisa mengabaikan begitu saja isu internasional itu.
"Karena kita pun sering membutuhkan dukungan internasional untuk membangun bangsa ini," kata Wayan setelah mempertanyakan permintaan penangguhan penahanan Ahok, Minggu (14/5).
Belanda adalah satu negara yang sangat getol menyuarakan hal ini. Bahkan, majelis rendah parlemen Belanda mendesak Perdana Menteri Belanda untuk mengajukan protes terhadap pemerintah Indonesia soal putusan pengadilan yang memvonis Ahok 2 tahun penjara langsung masuk.
Adanya isu internasional, demo-demo massa pendukung Ahok, menurut Wayan merupakan suatu bentuk aspirasi. Aspirasi itulah yang menurut Wayan juga patut dipertimbangkan oleh hakim.
Tim kuasa hukum Ahok hingga kini masih melakukan penyusunan memori banding. Memori banding inilah yang nantinya dianggap Wayab dapat menunjukkan letak perbedaan persepsi hakim dan timnya. Menurut Wayan pertimbangan hakim dalam mimpi mempertimbangkan unsur-unsur fakta yang ada tergolong lemah.
"Misalnya niat, betul tidak Basuki ada niat, karena guru-guru besar menyatakan yidak ada, jaksa juga tidak ada, kok tau-tau lompat pikiran majelis ini kalau pak Basuki terbukti niat," ujarnya.
Kuasa Hukum Ahok lain, Tommy Sihotang telah menyatakan banding langsung pascaputusan Ahok. Menuruy Tommy materi banding yang akan diangkat tidak berbeda jauh dari pledoi. Sementara saat ini Ahok tengah meringkuk di tahanan Mako Brimob Kelapa Dua Depok. (man)

TAG :

Komentar FB