Minggu, 19 November 2017 19:20 WIB Jl.Kampung Kalawi RT2 RW5 Telp.(0751)-812860

Polisi Sisir Kawasan Terminal Kampung Melayu

Erisman Posmetroglobal.co.id - 25 Mei 2017 00:46:44 WIB
Darah Berceceran di kawasan jalan Otista Jakarta

POSMETROGLOBAL,CO.ID--Polisi dan anjing pelacak menyisir sekitar lokasi ledakan di Kampung Melayu. Salah satunya, lokasi di beberapa ruko di Jalan Otista, Jakarta Timur.

Informasi yang diperoleh di lokasi, Kamis (25/5/2017), polisi bersenjata laras panjang dan anjing pelacak berkeliling di sekitar Kampung Melayu. Terlihat tetesan darah di Jalan Otista Raya masih berceceran.

Ketika berita ini diturunkan, tim Inafis juga masih melakukan olah TKP. Selain itu, sejumlah mobil ambulans juga telah siap untuk mengangkut 3 jenazah yang masih ada di lokasi ledakan.

Kemudian, polisi juga membangun tenda di Terminal Kampung Melayu. Saat ini, polisi masih berjaga-jaga di sekitar lokasi kejadian ledakan.

Wakapolri Komjen Pol Syafruddin memastikan bahwa ledakan di Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur berasal dari sebuah bom. Total ada 6 korban dalam peristiwa ledakan tersebut. Sebelumnya dia menyebutkan ada tujuh korban.

"Korban 6 orang, satu (orang) pelaku itu sendiri, 5 anggota Polri yang sedang melakukan pengamanan sekelompok masyarakat yang sedang berpawai di sekitar kampung Melayu," jelas Komjen Syafruddin di lokasi.

Ledakan bom di Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur menyebabkan 5 korban meninggal dunia dan 9 lainnya luka-luka. Dua yang meninggal 1 diduga sebagai pelaku dan seorang lagi anggota polisi.

Korban langsung dibawa ke rumah sakit terdekat. Ada 2 rumah sakit yang berada di dekat lokasi ledakan. Rumah sakit tersebut adalah RS Premier Jatinegara dan RS Hermina Jatinegara.

Para korban dilarikan ke berbagai rumah sakit, salah stunya adalah rumah sakit Hermina. Manajemen RS Hermina membenarkan adanya korban yang dibawa ke rumah sakit tersebut. Namun, pihak rumah sakit tidak dapat memberikan keterangan berapa korban yang dibawa ke RS Hermina.

"Ada beberapa yang dibawa ke sini (RS Hermina Jatinegara)," ujar petugas piket RS Hermina Jatinegara saat dikonfirmasi, Rabu (24/5/2017) seperti dilansir detik.com semalam.

"Mohon maaf sudah ada instruksi kita tidak dapat menyebut berapa jumlahnya," lanjutnya. Sebelumnya, RS Premier Jatinegara sudah mengkonfirmasi adanya korban yang dibawa di RS Premier Jatinegara. Namun belum diketahui jumlahnya.

"Dibawa ke sini," ujar petugas RS Premier Jatinegara.

Para korban tengah ditangani di Instalasi Gawat Daruray (IGD). Namun, belum diketahui ada korban yang meninggal dunia. (man)

TAG :

Komentar FB