Minggu, 19 November 2017 19:17 WIB Jl.Kampung Kalawi RT2 RW5 Telp.(0751)-812860

Demonstran Hongkong Diultimatum

Posmetroglobal.co.id - 05 Oktober 2014 21:38:41 WIB
Demonstrans Hong Kong kemarin bentrok dengan polisi
POSMETROGLOBAL.CO.ID HONGKONG--Akis para demonstrans Hongkong kian brutal, buktinya siang Minggu terjadi  bentrokan antara polisi dan pengunjuk rasa prodemokrasi . Polisi yang menggunakan tongkat dan semprotan merica merangsek demonstran di distrik komersial Mong Kok, ternyata tak membuat para demontrans keder.
Bahkan, mereka (para pengunjuk rasa) justru polisi bekerja sama dengan preman, sebuah pernyataan yang kemudian ditepis oleh pihak otoritas.
Menanggapi hal itu, justru Kepala eksekutif Hong Kong, CY Leung, mengultimatum kepada para pengunjuk rasa. Melalui pidato yang disiarkan televisi, CY Leung mengatakan bahwa jalan-jalan yang dipakai sebagai arena aksi harus bersih pada hari Senin ini.
Dikutip dari BBC, Minggu (5/10), seperti diberitakan Liputan 6. com, CY Leung mengatakan, pembersihan jalan-jalan dari aksi unjuk rasa memungkinkan pegawai kota untuk kembali bekerja dan anak-anak sekolah mengikuti kegiatan belajar mengajar.
Leung menyatakan aparat pemerintah bisa mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk memulihkan ketertiban umum.
"Pemerintah dan polisi memiliki tanggung jawab dan tekad untuk mengambil semua tindakan agar tatanan sosial kembali pulih. Agar 7 juta warga bisa kembali hidup dan bekerja secara normal," kata Leung seperti .
Sebelumnya, para aktivis prodemokrasi yang telah memblokade jalan-jalan di Hong Kong selama lebih dari sepekan, berjanji tidak akan menghalangi para PNS untuk kembali bekerja.
Meski pemerintah sudah mengeluarkan peringatan, ribuan pemrotes masih bertahan di jalan-jalan di Hong Kong. Mereka menentang mekanisme dan prosedur pemilihan pemimpin Hong Kong dan mendesak Beijing menerapkan demokrasi secara penuh.
Gerakan protes di Hong Kong yang memasuki pekan kedua ini menuntut pemilihan umum yang bebas dan adil pada Pemilu 2017 mendatang. (man)
Komentar FB