Minggu, 19 November 2017 19:15 WIB Jl.Kampung Kalawi RT2 RW5 Telp.(0751)-812860

Demi Cinta, Teller Cantik Minggat

Posmetroglobal.co.id - 17 Oktober 2014 13:09:05 WIB

POSMETROGLOBAL.CO.ID, JAKARTA—Untuk mendapatkan cinta suci nan abadi, seseorang terkadang tak mikir kebelakang, buktinya  Khusna Rofiqoh (24) yang sehari-harinya menjadi teller di Bank BRI Unit Mendut Kabupaten Magelang, Jawa Tengah ini rela lari meninggalkan orangtua, plus kerjanya. Gadis cantik yang sempat dilaporkan hilang oleh orangtuanya ke polisi, kini kasusnya sudah dianggap selesai oleh pihak kepolisian. Hal ini setelah penyidik dari Polres Magelang sudah bertemu langsung dengan Khusna di Klaten, Jawa Tengah.

Khusna selama ini kabur bersama pacarnya berinisial Yhns, warga Klaten. Khusna nekat kabur lantaran hubungannya dengan sang pujaan hati tidak direstui oleh keluarga dengan alasan beda keyakinan.

"Kasusnya sudah kita anggap selesai. Lagi pula saat melapor pihak keluarga dalam hal ini orangtua korban tidak melaporkan adanya tindak kriminal namun hanya melaporkan keluhannya bahwa anaknya Khusna tidak kunjung pulang-pulang," ungkap Kasatreskrim Polres Magelang AKP Wisman Samsu saat dikonfirmasi wartawan seperti dilansir merdeka.com Kamis (15/10).

Wisman menceritakan usai mendapatkan keluhan dari Sarwiyanah (61), ibu Khusna pihaknya langsung melakukan penyelidikan dan melakukan upaya pengejaran ke Klaten, di mana pacar Khusna tinggal. Setelah bertemu, kepada penyidik Khusna mengaku dirinya baik-baik saja dan menjelaskan duduk perkara pada penyidik.

"Anggota kamu sudah ke Klaten dan bertemu dengan anaknya (Khusna). Di sana Khusna mengungkapkan dan menjelaskan masalahnya kenapa dirinya lari dari rumah yaitu karena dirinya dengan sang pacar beda agama, hubungan asmaranya tidak direstui," jelasnya.

Apalagi, tiga hari setelah kabur bersama pacarnya, Khusna juga mengirimkan surat pengunduran dirinya dari BRI Cabang Pembantu di Mendut, Kabupaten Magelang dan juga mengirimkan surat ke pihak keluarga yang menyatakan bahwa dirinya bersama YHNS, pacarnya dan dalam kondisi baik-baik saja.

"Kalau sudah begitu untuk penyelesaian kami serahkan sepenuhnya ke pihak keluarga. Selain tidak karena laporan adanya dugaan penculikan juga sudah jelas duduk perkaranya. Maka, tidak perlu pihak keluarga mencabut laporan karena ibunya memang tidak membuat laporan secara resmi ke polisi. Kalau penculikan, dia lihat sendiri dibekap atau ditarik terus dibawa lari mobil," tuturnya.

Selain mengirim surat pengunduran diri ke BRI Cabang Pembantu di Mendut, Kabupaten Magelang dan mengirimkan surat ke keluarganya, Khusna juga memberikan surat tembusan ke pihak polisi untuk menjawab laporan ibunya tentang kepergian dirinya ke Klaten.

"Kami juga menerima surat tembusannya dari Khusna secara langsung yang sampai saat ini disimpan dan di tangan penyidik kami," ungkapnya.

Samsu menambahkan, sehingga kasus kepergian Khusna karena hubungan asmaranya tidak direstui dipicu perbedaan agama itu bukan kasus penculikan. Melainkan kasus keluarga karena Khusna tidak pulang sudah beberapa minggu setelah hubungan asmaranya dengan kekasihnya Yhns tidak direstui keluarga karena perbedaan agama. (man)

TAG :

hukum
Komentar FB