Minggu, 19 November 2017 19:09 WIB Jl.Kampung Kalawi RT2 RW5 Telp.(0751)-812860

Sumbar Ikut Pilkada Serentak 2015?

Posmetroglobal.co.id - 22 Oktober 2014 01:31:15 WIB

POSMETROGLOBAL,CO.ID, JAKARTA—Setelah keluarnya Perpu (Peraturan Perundang-undangan) yang baru saja ditanda tangani oleh SBY jelang serima jabatan kepada Jokowi, membuat KPU bergairah lagi, KPU yang sempat “lesu darah” saat pengesahan UU Pilkada yang dikembalikan oleh DPR ke DPRD, Selasa (21/10/2014), kembali menghitung-hitung daerah yang bias melaksanakan Pilkada serentak. Berdasarkan hitung-hitungan KPU, ada 188 daerah yang akan menyelenggarakan pemilihan kepala daerah secara serentak karena masa jabatan kepala daerahnya berakhir di tahun 2015.

Hal itu terungkap dalam rapat KPU yang dipimpin ketuanya, Husni Kamil Malik di Jakarta, Selasa (21/10/2014). Diberitakan kantor berita Antara, "Berdasarkan hitungan kami (KPU), dari habisnya masa jabatan kepala daerah, ada 188 daerah yang bisa melaksanakan pilkada serentak di 2015. Hitungan tersebut kami lakukan berdasarkan peraturan yang ada di Perppu yang menyebutkan pelaksanaan pilkada dilakukan pada daerah yang masa jabatannya habis di 2015," kata Komisioner Hadar Nafis Gumay di Jakarta, Selasa (21/10).

Hadar menjelaskan, sebelum diterbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang Pilkada, KPU menghitung terdapat 247 daerah yang pelaksanaan pilkadanya berlangsung 2015.

Ternyata, hitungan sebanyak 247 pilkada tersebut termasuk untuk daerah yang masa jabatan kepala daerahnya berakhir di awal 2016 sehingga tahapan pelaksanaannya dimulai di 2015.

"Hitungan 247 daerah itu sebelum Perppu terbit, sehingga kami juga menghitung daerah yang masa tahapan pilkadanya juga dimulai 2015. Kini, setelah ada Perppu itu ada 188 daerah yang pilkada serentak 2015, sedangkan daerah yang akhir masa jabatan kepala daerahnya 2016 ikut pilkada serentak 2018," tambahnya.

Sebelumnya, Ketua KPU Pusat Husni Kamil Manik mengatakan pelaksanaan pemilihan kepala daerah serentak rencananya digelar pada September dengan tanggal yang belum ditetapkan.

"Kami (KPU) sedang mempertimbangkan daerah-daerah yang akhir masa jabatan kepala daerahnya awal 2016 akan ditarik ke pilkada pada September 2015," kata Husni.

Pertimbangan mempercepat pemilihan kepala daerah yang akhir masa jabatannya di 2016 itu adalah terkait waktu persiapan pelaksanaan pendaftaran bakal calon kepala daerah periode berikutnya.

"Untuk itu kami perlu berkoordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri dan juga pemerintah daerah masing-masing. Akhir masa jabatan para kepala daerah tersebut yang menjadi analisis perhitungan kami," ujarnya.

KPU pun merencanakan pelaksanaan pemungutan suara pilkada serentak akan berlangsung di hari Rabu pekan kedua bulan September 2015.

Ke-188 daerah yang akan melangsungkan pilkada serentak terdiri atas tujuh provinsi dan 181 kabupaten-kota. Ke-tujuh provinsi tersebut adalah Jambi, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Sumatera Barat, Kepulauan Riau, Sulawesi Utara dan Bengkulu. (erisman)

 

TAG :

daerah
Komentar FB