Minggu, 19 November 2017 19:16 WIB Jl.Kampung Kalawi RT2 RW5 Telp.(0751)-812860

Dinilai Ancam Kedaulatan RI, HTI Dibubarkan

Erisman Posmetroglobal.co.id - 12 Mei 2017 14:46:40 WIB
Menkopolhukam Wiranto tengah memberikan penjelasan kepada wartawan soal pembubabaran HTI

POSMETROGLOBAL CO.ID--Akhirnya pemerintah mengambil langkah tegas terhadap berbagai elemen yang ingin menghancurkan dan mengganti ideologi pancasila. Buktinya HTI (Hizbut Tahrir Indonesia) secara resmi akan diajukn ke pengadilan untuk dibekukan keberadaanya. Seperti halnya dilansir detik.com, Menko Polhukam Wiranto menegaskan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) mengancam kedaulatan negara. HTI disebut ingin menghapus negara Indonesia dan menggantinya dengan pemerintahan Islam.
"Gerakan politik dari HTI mengusung ideologi khilafah," kata Wiranto dalam jumpa pers di kantornya, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat ((12/5/2017).
Menurut Wiranto, Pemerintah sudah mempelajari ideologi khilafah yang diusung HTI. Ideologi itu, kata Wiranto, bertujuan menghapus suatu negara untuk dijadikan bagian dari pemerintahan Islam yang merupakan gabungan dari beberapa negara.
"Dari hasil pengamatan kita, hasil kita mempelajari berbagai literatur dan konsep-konsep ideologi khilafah, khilafah itu bersifat transnasional. Transnasional di sini itu artinya berdedikasi meniadakan nation state, meniadakan negara bangsa untuk mendirikan pemerintahan Islam dalam konteks yang lebih luas lagi," papar Wiranto.
"Sehingga negara bangsa jadi absurd, termasuk Indonesia, Pancasila, NKRI, UUD '45, jadi absurd karena bukan bagian dari khilafah ini," sambung mantan Panglima ABRI ini.
Wiranto lalu menjelaskan bahwa Hizbut Tahrir juga dilarang di sejumlah negara. Dia menyebut total ada 20 negara yang melarang Hizbut Tahrir, termasuk negara-negara di Timur Tengah yang berasaskan Islam. (man)

TAG :

Komentar FB